LAPAS DI INDONESIA MENJADI TEMPAT JARINGAN NARKOBA -->

LAPAS DI INDONESIA MENJADI TEMPAT JARINGAN NARKOBA

Selasa, 06 September 2016, 9:55:00 PM
harianglobalnews.com

HarianGlobalNews.com || Jakarta – Menurut catatan dari Badan Nasional Narkotika ( BNN ) ada sekitar 72 jaringan narkoba internasional yang menjalan bisnis haram tersebut di Indonesia.Hampir rata – rata mereka memakai Lembaga Pemasyarakatan ( Lapas ) sebagai tempat yang ideal untuk menjalankan bisnid tersebut.Hal ini yang diungkapkan Kepal BNN,Komjen Budi Waseso dalam rapat bersama Komisi III DPR RI.Selasa ( 6/9 ).

 "Kami bisa deteksi adanya 72 jaringan internasional narkotika di Indonesia. Sebanyak 48 jaringan internasional ini memanfaatkan 22 lapas termasuk jaringan Freddy Budiman," ucapnya.

Namun Budi tak merinci lapas mana saja yang disebutnya terlibat dalam jaringan narkoba internasional tersebut. Budi hanya memastikan bahwa merujuk ke fakta itu, butuh keterlibatan semua pihak untuk menanganinya.

"Tak mungkin hanya Polri dan BNN, dengan keterbatasan," kata Budi.
Di bagian lain, terkait dengan perkembangan penyelidikan pengakuan terpidana mati Freddy Budiman soal keterlibatan sejumlah oknum BNN, Polri dan TNI dalam bisnis narkoba.

Baca Juga : PENGANIAYAAN BERAT KEMBALI TERJADI DI WILAYAH HUKUM POLSEK GIDÖ

Budi mengaku sejauh ini ia telah menerima laporan dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) soal adanya aliran uang Rp3,6 triliun yang berkaitan dengan kejahatan narkoba.

Sejauh ini, dari jumlah itu, sebanyak Rp2,8 triliun sudah bisa dibuktikan dari kontribusi terpidana seumur hidup kasus narkoba Poni Chandra yang kini telah ditahan di Lapas Cipinang Jakarta Timur.

Sementara sisanya, Budi mengaku masih dalam penelusuran. Mungkinkah dimiliki jaringan narkoba Freddy Budiman, Budi masih enggan berbicara jauh. "Masih kita telusuri sisanya. Masih berjalan prosesnya," katanya. ( editor – indra )

TerPopuler