MSDC MEMILIKI KEKUATAN BESAR DIBELAKANGNYA

MSDC MEMILIKI KEKUATAN BESAR DIBELAKANGNYA

Sabtu, 17 September 2016, 9:33:00 PM
harianglobalnews.com

HarianGlobalNews.com || Medan – Keberadaan Medan Safety Driving Center ( MSDC ) masih menjadi polemic yang belum dapat terpecahkan.menurut Wakil Ketua Komisi A DPRD Medan, Andi Lumban Gaol, menilai ada kekuatan besar di balik keberadaan Medan Safety Driving Center (MSDC). Pandangan itu ia lontarkan, mengingat masih beroperasinya lembaga kursus tersebut meskipun DPRD Medan sudah merekomendasikan lembaga ini tutup untuk sementara waktu (stanvas).

"Harusnya mereka berhenti. Kita sudah keluarkan rekomendasi untuk stanvas. Suratnya sedang diproses di pimpinan dewan. Tapi kenapa masih beroperasi. Itu yang kita sesalkan. Seharusnya pihak terkait (Polresta/Pemko Medan) harus merespon," ungkapnya kepada wartawan di Medan.

Dikatakan, pihak MSDC harusnya menghormati keputusan yang diambil dewan. Dengan mengacuhkan keputusan stanvas, politisi PKPI ini menilai MSDC seolah ingin membenturkan lembaga politik dengan beking yang selama ini membantu operasional agar berjalan mulus.

"Nanti kita ajak masyarakat ke lokasi. Kenapa mereka (MSDC) masih beroperasi. Kita juga meminta Satpol PP untuk menertibkan," tegasnya.

Politisi yang terpilih dari Daerah Pemilihan (Dapil) II ini kembali mengatakan, untuk memperbaiki sistem yang sudah rusak bukan perkara mudah. Komitmen untuk memperjuangkan kepentingan umum harus menjadi landasan utama membongkar dugaan praktik mafia yang sudah lama beroperasi di jajaran kepolisian.

"Bukan cuma di kepolisian saja. Oknum di anggota DPRD Medan ada juga yang kebakaran jenggot karena Komisi A meributi soal MSDC ini.

Sebagaimana diketahui, pasca dikeluarkannya rekomendasi Komisi A DPRD Medan agar lembaga kursus ini tutup beberapa waktu lalu, hingga berita ini diturunkan lembaga kursus yang tidak jelas izinnya ini masih beroperasi. Parahnya lagi, tidak ada itikad baik dari manajemen MSDC untuk menyampaikan keputusan ini kepada masyarakat. Alhasil, manajemen MSDC masih mengeruk keuntungan dari ketidaktahuan masyarakat.( Ch )

TerPopuler