UANG KOMITE SEKOLAH HARUS DI EVALUASI -->

UANG KOMITE SEKOLAH HARUS DI EVALUASI

Sabtu, 17 September 2016, 9:04:00 PM
harianglobalnews.com

HarianGlobalNews.com || Medan – Pengelolaan sekolah SMA/SMK yang selama ini di tangani Pemko/Pemkab akan diambil alih Pemprov mulai akhir oktober 2016 ini.Hal ini disampaikan Plt Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara,Arsyad lubis,Kamis (15/9)

"Soal uang komite yang belakangan ini menjadi polemik di kalangan masyarakat, kita akan pelajari dan akan kita benahi," ujarnya.

Memang, lanjut Arsyad, hal tersebut terkait teknis atau operasional. Tetapi, Jika sudah meresahkan harus segera dibenahi.

"Banyak nanti yang akan kita benahi. Memang sudah banyak laporan yang kita terima terkait uang komite ini," ucapnya.

Disinggung progres pengalihan SMA/SMK kabupaten/kota ke provinsi, Arsyad mengungkapkan, sebagian besar kabupaten/kota sudah selesai kelengkapan berkasnya.

"Hanya tinggal 3 kabupaten yang belum lengkap, yakni Mandailing Natal, Labuhanbatu Utara dan Nias Barat. Karena masih ada waktu satu bulan lagi, saya harap pada Oktober 2016, semua berkas di 33 kabupaten/kota sudah lengkap," ujarnya.

Namun, sebutnya, walaupun hingga Oktober 2016, ada berkas dari salah satu kabupaten/kota yang belum lengkap, serah terima kewenangan ini tetap berjalan karena perintah UU.

"Karena kekurangan itu bukan berarti tidak diurus, mungkin butuh waktu untuk memenuhi kelengkapannya, itu saja kok. Meski begitu, Januari 2017, kewenangan ini harus sudah berjalan," tukasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, hampir seluruh SMA/SMK Negeri di Kota Medan memberlakukan kutipan dana insidental dan uang komite sekolah. Karena diprotes orang tua wali, dana insidental di SMA Negeri 13 sebesar Rp 1,250 juta per siswa dibatalkan.

Bukan itu saja. Kenaikkan uang komite sekolah dari Rp 100.000 menjadi Rp 150.000 batal karena siswanya protes dengan unjuk rasa.

TerPopuler