LSM LPPAS-RI , Minta Kajari Gunungsitoli Segera Proses Dugaan Korupsi DD Siwawo -->

LSM LPPAS-RI , Minta Kajari Gunungsitoli Segera Proses Dugaan Korupsi DD Siwawo

Kamis, 13 Oktober 2016, 2:52:00 PM
 

Nias Utara | GlobalNews - Sudah beberapa bulan laporan pengaduan Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Pemburu Pelaku Tindak Pidana Korupsi Republik Indonesia (LPP-TIPIKOR RI) Nias Utara di pendam di meja Kejaksaan Negeri Gunung Sitoli.


Dalam Hal ini , Pada tanggal 03 Februari 2016 LPP-TIPIKOR RI menyampaikan laporan pengaduan perihal dugaan korupsi Dana Desa (DD) Siwawo kecamatan Tugala Oyo, kabupaten Nias Utara,  yang di laksanakan  oleh kepala desa dan tim pelaksana fisik yg mengakibatkan kerugian Negara/Daerah Puluhan Juta Rupiah.


Pengurus LPP-TIPIKOR RI,Yulianus Harefa, Mendatangi kejaksaan negeri gunungsitoli untuk mempertanyakan langsung tindakan apa yang telah di laksanakan oleh pihak jaksa.Dalam Pertemuan tersebut langsung  di terima oleh Kasi Pidsus, Yus Iman Harefa, SH, MH di ruang kerjanya. Menurutnya Pihaknya mengakui bahwa memang belum di proses kasus tersebut. Pasalnya belum turun rekomondasi atau hasil dari pada audit Tim Inspektorat.


Hal ini pihaknya telah menyurati Inspektorat Nias Utara agar segera menyampaikan  kepada kejaksaan Negeri gunung sitoli surat rekomandasi dari pada hasil audit yg di lakukan selama ini, dan bila tidak di tanggapin tentu menyusul surat yang ke dua.


“Belum diproses pak, kita masih menunggu rekomendasi dari tim Inspektorat. Nanti kita akan kabarin ke bapak yah” Ujar Yus Iman Harefa, Kamis (13/10/2016).



Sementara, menurut  kepala kantor Inspektorat , Tolanaso Gea mengatakan bahwa, surat dari kejaksaan negeri gunung sitoli yang berhubungan dengan DD siwawo pihaknya belum di  terimannya.


“ Seandainya surat di maksud sudah kami terima tentu kami segera membalasnya sesuai apa yang mereka minta ke pada kita”Ucap Tolanaso.


Dalam kasus ini , menuai kritikan dan pertanyaan dari pihak LSM dan Pers. Yason Harefa ,Koordinator Investigasi sumatera Utara LSM LPPAS-RI saat di mintai tanggapannya di kantornya mengatakan, Pihak Kejaksaan Negeri Gunungsitoli memberikan informasi atau penjelasan yang tidak benar pada hal berdasarkan UUD 1945 pasal 27 menyatakan bahwa tiap-tiap warga negara Indonesia memiliki hak dan kedudukan yang sama di mata hukum, maka dengan itu kepada kejaksaan gunungsitoli di minta untuk segera memproses kasus di maksud agar penerapan hukum jangan hanya setengah setengah. karna uang yang di duga di korupsikan itu uang negara bahkan uang masyarakat nias utara bukan uang untuk kepentingan oknum tertentu, dan apa bila terbukti telah melakukan hal- hal yang melawan hukum agar semua uang yang telah  di korupsikan di kembalikan ke negara dan di proses sesuai hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


“Kami minta kepada kajari Gunungsitoli segera menyelesaikan kasus ini, jangan sempat basi di tengah jalan”Harap Yason Harefa.



Sambung Yason,  bila pihak Inspektorat Nias utara main - main dalam  menyingkapi  DD ini , berarti di duga kuat terjadi persengkokolan melakukan indikasi korupsi dengan kepala desa dan tim pelaksana di wilayah Nias Utara.


“Segera Lakukan tugas dengan baik –baik pak iinspektorat, jangan main-main dengan kasus ini” Kencamnya.

Menurutnya ,  sudah kehilangan kepercayaan masyarakat kepada pihak inspektorat di mana tim audit di lapangan sudah bekerja hampir 10 bulan dan sampai saat ini  belum terungkap sama sekali temuan yang didapati oleh tim inspektorat di lapangan yang artinya menganggap baik baik saja. Namun ,  sesuai hasil insvestigasi oleh semua masyarakat dan mitra pemerintah di  nias utara, DD rata- rata punya masalah, dan hal ini secara tak langsung pihak inspektorat memelihara kepala desa dan tim pelaksana untuk melakukan korupsi DD di nias utara.

“Jangan pelihara pacat pengisap darah Masyarakat Nias utara, segera lakukan tindakaan yang sesuai dengan perundang-undangan”Pungkas Yason.


Hingga berita ini di turunkan proses penyelidiki dari pihak jaksa belum di lakukan . Bersambung…. (Bazatulo zega)

TerPopuler