Warga Medan Tuntungan Ditembak OTK Hingga Tewas Di Tempat,Perempuan Lagi ?

Warga Medan Tuntungan Ditembak OTK Hingga Tewas Di Tempat,Perempuan Lagi ?

Jumat, 21 Oktober 2016, 11:53:00 PM
Lokasi Kejadian Perkara/Foto :Pojok Sumut.


Medan | GlobalNews   -    Penembakan Terjadi di rumah kontrakan di Blok E, No.1, Komplek Tor Ganda II, Kelurahan Asam Kumbang, Medan Tuntungan,yang di huni oleh Indri Wahyuni (28), geger di tertembak  oleh orang tidak di kenal (OTK), Selasa (18/10) siang.

Hingga pantauan awak media ini di lokasi , masih terpasang  garis polisi hingga hari ini dan di kerumui oleh sejumlah warga terdekat.

Ari (20), warga sekitar mengatakan , keluarga itu jarang melakukan komunikasi aktif di komplek tersebut. Tetangga menilai keluarga korban tertutup. Sehingga warga sekitar pun tak dapat menjabarkan lebih detail tentang kesehariannya keluarga korban.

“Mereka jarang Nampak bang . Sesekali nampak, itu pun malam,” ujar Ari,dilansir Pojok sumut (Group Harianglobalnews.com).


Dalam hal tersebut , awak media ini menyambangi keluarga besar korban di Jalan Letda Sujono, Gang Sunda, Kelurahan Bandar Selamat, Kecamatan Medan Tembung. Sesampainya di sana, disambut oleh kakak sepupu korban, Sri Susianti (47).

Saat itu, mereka tengah sibuk mempersiapkan acara penyambutan jenazah. Namun ternyata jenazah Indri disemayamkan di Aceh oleh keluarga suami.

Ditanya soal mengenai kematian indri , Sri mengakui  kaget saat mendengar korban tewas ditembak kawanan bersenjata api (bersenpi).

“Kami awalnya dapat kabar dari adik yang di Pekanbaru, bilangnya Indri meninggal karena sakit. Enggak lama kemudian, abang kami nonton TV, dapat kabar kalau Indri ditembak,” ujar Sri.

Dikatakan Sri, korban merupakan orang yang sangat baik. Tapi belakangan, sikap korban mendadak berubah ketika menikah dengan Syaiful sejak enam tahun lalu. Sebab, pihak keluarga tak diperbolehkan berkomunikasi dengan korban.

“Kalau tahu nomor telfon, langsung diganti besoknya. Suami dia (korban), enggak perbolehkan kami untuk bicara dengan Indri,” jelas  Sri.

Sri melanjutkan, Syaiful disebut sombong dan tak pernah mau berkunjung ke rumah keluarga besar Indri, di Jalan Letda Sudjono.

Bahkan, dia juga tak mengetahui persoalan pasti apa soal yang mendasar sehingga Syaiful dikejar oleh pria bersenjata.

“Inilah yang mau kami tanyakan juga. Apakah dia bisnis yang aneh-aneh, atau ada utang? Kami juga enggak tahu itu,” Tandas Sri.

Sri menambahkan, adik sepupunya itu kenal dengan Syaiful ketika menjadi tenaga kerja wanita (TKW) di Malaysia. Keduanya yang menjalin komunikasi intens, kemudian menikahnya pun di Malaysia.


Editor    :  Rendy
Sumber : Pojok Sumut

TerPopuler