Oalah! Diduga Pungli Bantuan BLT Covid-19, Ketua RT dan Perangkat Desa Dicopot

Oalah! Diduga Pungli Bantuan BLT Covid-19, Ketua RT dan Perangkat Desa Dicopot

Kamis, 07 Mei 2020, 10:28:00 PM
TANGERANG - Oknum Ketua RT (09/03) Mu dan Oknum Kaur Umum Desa Talok Kecamatan Kresek Tangerang, Ro dicopot dari jabatannya. Pencopotan dilakukan oleh Kepala Desa (Kades) Talok Bunyamin, terhitung sejak Senin (4/5/2020).

Ditemui di balai desa Kamis (7/5/2020), pencopotan dua perangkatnya itu karena Mu dan Ro sedang menghadapi proses hukum sehubungan dengan dugaan pungutan liar (pungli) Bantuan Langsung Tunai (BLT) Covid-19 beberapa waktu lalu.

"Kami copot ketua RT 09/03 dan Kaur Umum agar yang bersangkutan fokus terhadap masalah hukum yang sedang dihadapi," ujar Bunyamin.

Dia juga menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan yang saat ini sedang dilakukan oleh Polresta Tangerang. "Kami menghormati proses hukum yang sedang berjalan," tuturnya.

Kasus dugaan pungli yang melibatkan Mu dan Ro mencuat setelah muncul pemberitaan bahwa keduanya diduga bekerjasama meminta "uang rokok" atas bantuan yang diterima oleh warga penerima BLT Covid-19 di RT 10/03.

Terkait itu, Ro kepada Wartawan sebelumnya membantah hal ini. Baik RT maupun perangkat desa tidak memungut apalagi memotong kepada penerima BLT Covid-19. "Tidak ada pungli dalam penyaluran pungli dalam penyaluran BLT Covid-19," ujarnya dalam wawancara dengan wartawan beberapa waktu lalu. ( Udin J)

TerPopuler